Rabu, 23 Mei 2012

resensi buku

Bye-Bye Patah Hati
Judul               : bye-bye patah hati
Pngarang         : fanayun
Penerbit           : Esaymedia
Tahun terbit     : 2010
Tebal buku      : 182 Halaman
Cetakan           : Pertama, Juli 2010
Resensator       : Muharram Adruce Noor

Patah hati, itulah yang sekarang bnyak dialami oleh semua orang, mulai golongan muda, remaja, dewasa, sampai orang-orang tua banyak yang mengalami ptaah hati. Tapi apa sebenanya ptah hati itu?  Mari kita belajar ptentang patah hati dari uku “Bye-Bye Patah Hati.”
Banyak sekali yang mengartikan patah hati, di dalam kehidupan ini. Setiap orang yang ditanya pasti memberikan jawaban yang berbeda tentang difinisi patah hati sesuai dengan apa yang di alami oleh pengalaman pribadinya. Tapi apa sih sebenarnya patah hati itu? Patah hati adalah hal ilmiah ketika seorang telah jatuh cinta apa orang lain dan orang lain tersebut tidak sesuai dengan keinginan yang dimau, sehingga timbul rasa sakit pada jiwa seseorang ehingg emosi lebih dominan dari hal yan g lain dalam menyelesaikan segala persoalan.
Banyak sekali penyebab patah hati yang dialami seseorang mulai dari cinta tak dianggap, cinta terlarang sapai dengan dihianati oleh pasangan yang telah dicintai. Sehingga kita akan kehilangan orang yang dicintai dan kita otomatis akan mengalami patah hati. Patah hati yang dialami seseorang akan berdampak besar bagi kehidupan dirinya dan sekitarnya.
Laki-laki dan perempuan adalah dua makhluk yang berbeda namun  diciptakan tuhan untuk disatukan. Introspeksi diri  karena menyatukan perbedaan itu tidaklah mudah, mulai dari rasa percaya, pnerimaan status, rasa saling mengagumi, persetujuan dari berbagai pihak sampai dorongn dari pasangan untuk benar-benar mempersatukan perbedaan.
Lalu bagaimana ciri-ciri orang yang patah hati? sangat kelihatan dilihat jika orang sedang mengalami patah hati, tingkahnya aneh dan tidak biasa dilakukan sehari-hari lah yang akan di lakukannya, biasanya wajah atau penampilan akan murung, kalau tidak senyum yang tak iklas untuk menutupi bahwa dirinya sedang baik-bik saja. Banyak hal negatif yng ditimbulkan dari patah hati,  fenomena paling sering muncul adalah fenomena bunuh diri. Inilah yang disebut bonek (bodoh nekat) penyakit paling kronis dari patah hati. Banyak kebodohan dan kenekatan yang dialami oleh penderita patah hati sekalipun orang tersebut adalah jenius.
Patah hati bukanlah akhir dunia, itulah yang perlu di garis bawahi dalam pikiran orang yang sedang patah hati. Dampak patah hati selain menimbulkan sisi negetif juga menimbulkan sisi positif.  Ketika kita sadar benar-benar mencintai seseorang kita diputuskan atau ditinggalkan begitu saja.coba kita lihat dari sisi yang berbeda. Bolehlah bersedih karena itu adalah hal wajar dalam sebuah kejdian path hati asal jangan terlalu ekstrim dalam mengekspresikannya. Orang yang ningalin kita, hianatin kita adalah orang yang memang benat-benar bukan pilihan tuhan untuk kita, so kenapa harus heboh sendiri? Ikhlasin saja lah dia bersama dengan yang lain, toh masih banyak cowok atau cewek di dunia ini. Karena dengan kita mampu mengendalikan semua yang ada pada diri kita serta belajar dari pengalaman patah hati mungkin tak kan terulang kembali di episode selanjutnya. Kata pepatah  “ lebih baik patah hati dari pada tidak pernah berani untuk jatuh cinta.”  Dengan patah hati mungkin hubungan persahabatan dengan teman yang semula bberjarak kini bisa dekat lagi, ketika patah hati kita akan lebih pka dan berempati serta mencari solusi tentang problem kita.
            Setiap penyakit yang diciptakan pasti ada obatnya, ada penyelesaian dan jalan keluar. Begit juga dengan patah hati, banyak hal yang membuat patah hati, banyak hal pula untuk menyelesaikannya. Setiap orang pasti berbeda-beda caranya dalam memulihkan yang namanya patah hati. Misal dengan aktif di berbagai kegitan positif, bekerja lebih giat, berolahraga dengan teratur, ikut berbagai organisasi sosial, menghibur diri dengan hal-hal yang kita sukai ketika dulu masih berhubungan kita tidak bisa melakukuannya dan lain-lain. Selalu memotifasi diri sendiri bahwa kita akan baik-baik saja tanpa dirinya dan kita bisa terenyum lebar kembali pada dunia.
            Untuk para remaja yang sedang patah hati atau galau segera cari buku ini untuk memotifasi diri kalian dan bukan hanya mengalami penyakit patah hati, tapi juga tahu apa itu path hati dan cara penanggulanganya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar