Dalam Diam Ku batin
Ruang ujian masih tampak terkunci rapat
dengan gembok yang tampak kokoh
seketika pertanda bel di mulainya ukk berbunyi
deeeeet………
Pengawaspun berbondong bonding masuk ruangan
Masuk , masuk dan masuk
Seketika duduk dan tetaplah duduk tenang
Tergenggam kuat sebuah bolpoin dan kawan-kawannya
Soalpun kini tepat di depan mata
Siapkah aku melumpuhkannya???
Kusiapkan senjataku dan berdoa pada pencipta
Diam , diam dan diam
Semua menjadi patung bisu dalam ruang kesunyian
Hanya sesekali terdengar ocehan teman
Yang tak tahan dengan kediaman dan ketenangan
Lalu ku amati kawan-kawanku yang sedang perang
Di sebelahku tampak menundukkan kepala
Ku kira berdoa lagi , ternyata membuka pintu kecurangan
Di depan mejaku tangannya selalu dibawah
Ku kira panuan , ternyata asyik nyontek lewat HP
Ku pandang tepat dibawah gambar presiden
Tampak pengawas memperhatikanku dengan tajam
Di sebelahnya lagi terlihat sibuk sendiri membaca majalah
Kecurangan demi kecurangan ku temui
Kasihan , jika ku lihat dibelakangku itu
Mengerjakan soal dengan sungguh-sungguh
Berharap jadi nomor satu
Dengan segala daya dan usahanya
Adilkah ini???
Anda penentunya!!!
OLEH: MUHARRAM
Tidak ada komentar:
Posting Komentar