Tak peduli mau kau berikan yang mana dulu padaku
Larut malampun membelengguku untuk diam
Sebanyak ini apakah mampu kau wujudkan
tumpukan kertas kusam tiada lagi ku lihat
Bukan ku maksud ragu
Hanya ku rasa tak pantas, angkuh
Lupa akan jeritan kemaksiatan yang kulakukan
Lupa akan heningnya iman dalam dada
Sungguh ku hanya berpengharapan
Tiada lain tiada bukan
kemarin kucoba lari
ternyata kau selalu mengejarku
datangkan iblis iblis yang menganggu
lalu aku datang padamu berharap lindung
tanpa ada rasa bingung
ku bukan priyayi
ku bukan penyanyi
ku bukan penari
ku bukan pemimpi
ku pandang pelangi dalam gelap
ketika semua telah terlelap
Masih mencoba merangkai apa yang ku mau
Gelap hingga tak peduli waktu
Masih saja ku tak punya malu
Maunya ini dan itu
Bolehlah aku minta satu
Kupastikan itu yang terahir dariku
Matikan aku...
bukan Mang Gugun
semarang, 2 Desember 2012
Tidak ada komentar:
Posting Komentar