Jumat, 21 Desember 2012

bu bu i i

masih ku ingat doa yang melepaskanku dari pelukmu
masih kurasa malam ini
bukan hanya sekedar detik detik peringatan
aku masih menangis ketika merindukan
ku coba merabah kekuatan yang tak ku mampu
berharap seraya meneteskan air mata
disini aku merindukan senyuman itu
tanganmu keras sekeras kehidupanmu
aku masih ingat betul gamparan gamparan itu melayang ditubuh mungilku
aku masih ingat kata kata yang tak seharusnya kau ucap keluar dari mulut penhu sabda
aku juga masih ingat ketika semua membiarkanku kaulah yang memelukku dan menjadikan detak jantungku lebih tenag
apa lagi yang tak ku ingat
aku ingin menjerit ditengah sepinya kontrakan kecil ini
mengabarkan pada malam angin yang akan kuharapkan sampai ditelingamu
kasar...ya berkali kali kau ajariku sopan santun
tapi apa aku membelotnya
dendam
jangan
aku tak mau lagi membuatmu kecewa
entahlah
karena surga ada ditelapak kakimu
aku ingin menumpiki dosaku dengan baktiku padamu
rindu aku
rimdumu
ibu

semarang, 22 desember 2012; 00.14 wib

Tidak ada komentar:

Posting Komentar