ketika selaput mata masih mengatup
membawa dua dunia menjadi satu pada sebuah raga
itulah keindahan yang tak akan bertahan lama
berkali diingatkan dalam surat kecil
namun tak pernah sampai pada hati
ujung dari melodi yang tak aka terus dimainkan
berhentinya seketika
hilang selamanya
banyak pemikiran yang tak dirindukan
dimana kebaikan tak bertahan lama
karena memamng itu adanya
banyak tulisan tertulis dari otak buta
banyak panduan terpandu dari tangan hampa
rasa rindu kini hanya bisa dibalas dengan sendiri
sendu menghadap sudut yang bermacam rupa
tanpa kawan tanpa manusia lain yang tahu
semua kata hanya mengarah kepada lelucon
membuat semua orang tertawa tanpa arah adalah tujuan utama
sehingga semua menjadi hampa
ketika tawa semakin jadi
dimana-mana
Tidak ada komentar:
Posting Komentar